Di atas bukit itu
Sinar matahari sore mengusap wajahmu
Angin memainkan gemulai berkas rambutmu
Rerumputan membelai halus tubuhmu
Aroma bunga liar menghiasi wangimu
Tetesan cinta mengalir di dada
Darahpun mendidih oleh bara asmara
Dan panca indra terpusat pada satu rasa
Tak ada jalan untuk kembali
Matamu indah menatap langit
Menghitung formasi awan di sana
Satu...dua...tiga...empat...lima...
Enam....tujuh...delapan....sembilan....sepuluh....
Langitpun terbuka
Turun ke bumi
Surga
For: Aislinn Andrews
No comments:
Post a Comment